Ojek Dari Masa Ke Masa
29 August 2009
Krisis melanda di segala bidang. Simpelnya, kita bisa melihat contoh di sekitar kita saja. Warung-warung di sekitar rumah kita tambah banyak, pedagang kaki lima tambah banyak, gepeng di lampu merah tambah banyak, penghuni lapas tambah banyak, dan ngga ketinggalan, tukang ojek tambah banyak pula…hehe.
Ojek,entah itu profesi atau bukan, yang jelas salah satu pekerjaan ini diminati kawan-kawan kita yang terkena dampak pengangguran. Hanya bermodalkan sepeda motor (pinjam atau cicilan DP 500.000) anda sudah bisa mencari seraup nasi dari sini. Kalo misalkan rusak atau tidak mampu bayar cicilan, tinggal kembalikan saja ke dealer. Yah hitung-hitung pinjam motor, syukur2 ada kelebihan uangnya
Fenomena ojek di prapatan jalan raya memang sangat menarik. Berdasar pengamatan saya, pada jam-jam ngantor dan jam-jam pulang ngantor, antrian ojek berderet memasang tampang penuh harap kepada calon penumpang yang akan membayar di setiap putaran roda motornya. Sesekali antrian itu bahkan jadi amburadul karena dituntut oleh kebutuhan perut untuk hari ini dan esok. Tidak hanya di prapatan jalan besar, pertigaan jalan komplek perumahan pun anda bisa temukan!!
Terakhir, sebenarnya kita masih di dalam kotak krisis atau sudah ada di luar sich?


Submitting Comment, Give me a second...



